Pipik Taufik Ismail Tekankan Kepemimpinan Berbasis Karakter dalam LDKM STIE Budi Pertiwi Karawang 2026


 

Karawang, Jelajahdesa.click – Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M. mengisi acara sebagai narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang, Jurusan Ekonomi Pembangunan.

Kegiatan LDKM tersebut mengusung tema “Rise of Jiwa: Dari Warisan Sejarah Menuju Generasi Penerus yang Berkarakter dan Berintelektual”, dan dilaksanakan di Museum Situs Cagar Budaya Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (17/01/2026) siang.

LDKM 2026 diikuti oleh seluruh mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang dan menjadi bagian penting dari program pembinaan karakter serta penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kesiapan mental dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Dalam pemaparannya, Pipik Taufik Ismail menegaskan bahwa kepemimpinan sejatinya tidak lahir semata-mata dari penunjukan formal atau jabatan struktural, melainkan tumbuh dari kemampuan individu, integritas pribadi, serta keteladanan yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa harus mulai menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejak dini, karena di tangan generasi muda lah masa depan bangsa dan daerah ditentukan. Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga tentang kemampuan memimpin diri sendiri, bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta berani mengambil keputusan.

“Pemimpin itu bukan hanya soal ditunjuk secara formal, tapi tentang kemampuan dan keteladanan. Karena itu, saya mengajak teman-teman mahasiswa untuk menumbuhkan pola pikir kepemimpinan, supaya kita bisa berpikir kritis, bertanggung jawab, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat,” ujar Pipik di hadapan peserta LDKM.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya mahasiswa memiliki pola pikir kritis dan intelektual, namun tetap dibarengi dengan karakter yang kuat, etika, dan kepedulian sosial. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh apatis terhadap persoalan di lingkungan sekitar, melainkan harus hadir sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Pipik berharap melalui kegiatan LDKM ini dapat lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang tinggi. Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendorong pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa STIE Budi Pertiwi Karawang mampu menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan yang berakar pada sejarah, budaya, serta semangat kebangsaan, sehingga siap menjadi generasi penerus yang berkarakter, berintelektual, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. 


(Aisah)

Komentar