Banjir 30 Sentimeter di Kedungmulya, Aparat Desa dan Warga Gotong Royong Bantu Pengendara

 


Karawangexpres.web.id – Curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Karawang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di wilayah Kedungmulya, Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta. Banjir tersebut merendam sedikitnya empat RT, yakni RT 24, 25, 26, dan 27, dengan ketinggian air mencapai hampir 30 sentimeter.

‎Genangan air mulai terlihat sejak pagi hari dan mengganggu aktivitas warga, terutama pada akses jalan utama penghubung Desa Pasirkaliki menuju Desa Tegalsawah. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap harinya digunakan masyarakat untuk berangkat bekerja, bersekolah, serta melakukan aktivitas ekonomi lainnya.

‎Kepala Desa Pasirkaliki, Engkos Koswara, turun langsung ke lokasi banjir bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu membantu warga yang kesulitan melintas akibat genangan air yang cukup tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengangkut sepeda motor milik warga agar dapat melewati jalur banjir dengan aman tanpa mengalami mogok atau kerusakan.


“Ketinggian air hampir mencapai 30 sentimeter, cukup berisiko bagi kendaraan roda dua. Karena itu kami bersama warga berinisiatif membantu mengangkat motor agar masyarakat tetap bisa beraktivitas,” ujar Engkos Koswara di lokasi kejadian.

‎‎Ia menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya aliran air di sekitar wilayah Kedungmulya. Kondisi tersebut menyebabkan air tidak tertampung dengan baik dan menggenangi permukiman serta akses jalan desa.

‎Aksi gotong royong yang dilakukan aparat desa dan warga mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak warga merasa terbantu, terutama mereka yang harus berangkat bekerja sejak pagi hari. Tanpa bantuan tersebut, sejumlah kendaraan dikhawatirkan mengalami mogok atau warga terpaksa membatalkan aktivitasnya.

‎Pemerintah Desa Pasirkaliki mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih cukup tinggi. Selain itu, pihak desa juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang, termasuk perbaikan drainase dan normalisasi saluran air agar kejadian serupa tidak terus berulang.

‎‎Hingga berita ini diturunkan, banjir belum sepenuhnya surut, namun situasi terpantau terkendali dan tidak ada laporan korban jiwa. Aktivitas warga tetap berjalan dengan pengawasan aparat desa dan dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

‎(Aisah)

Komentar